1,9 Ton Sianida dari Filipina Diselundupkan ke Gorontalo

3 hours ago 6

makassar, CNN Indonesia --

Polisi mengamankan 39 karung berisikan bahan kimia berbahaya jenis sianida seberat 1,9 ton dari sebuah kapal diduga dari Filipina di perairan Kabupaten Gorontalo Utara, Provinsi Gorontalo.

Bahan kimia sianida itu disembunyikan seolah pupuk organik.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Awalnya ada laporan warga ditemukan kapal tengah kandas. Puluhan karung sianida itu disamarkan dengan pupuk organik," kata Direktur Polairud Polda Gorontalo, Kombes Pol Devy Firmansyah dalam keterangannya, Jumat (24/4).

Sementara ini, kata Firmansyah, pihaknya masih menyelidiki pemilik barang berbahaya tersebut.

Pasalnya, anak buah kapal (ABK) telah kabur lebih dulu sebelum petugas tiba.

"Berdasarkan keterangan saksi bahwa muatan kapal dikemas dalam karung plastik warna putih dan diketahui pemilik barang adalah pria inisial LP yang telah mendatangi kapal tersebut saat terdampar dan mengambil bagian barang itu," ungkapnya.

Sebanyak 39 karung itu kemudian dibawa ke laboratorium forensik. Hasilnya, positif bahwa karung-karung itu mengandung senyawa sianida (CN).

"Kami mendalami kebenaran LP selaku pihak penting untuk dilakukan permintaan keterangan perihal mengetahui kepemilikan 39 karung sianida yang diangkut dengan menggunakan kapal tersebut," jelasnya.

Dalam kasus ini, kata Firmansyah, penyidik menerapkan pasal 102 huruf a Undang-undang Nomor 17 tahun 2006 tentang kepabeanan dengan ancaman hukuman 10 tahun penjara dan denda Rp5 miliar.

Banner Microsite Haji 2026

(mir/kid)

Add as a preferred
source on Google

[Gambas:Video CNN]

Read Entire Article
Asia Sport| Info Olahraga | Daily News | |