2 Warga Bali Positif Super Flu, Tak Ada Rekam Perjalanan Luar Negeri

3 hours ago 2

Denpasar, CNN Indonesia --

Dinas Kesehatan Bali mengatakan ada dua warga di Kota Denpasar yang positif terinfeksi virus  Influenza A subclade K alias superflu.

Dua warga itu, berjenis kelamin laki-laki dengan usia 40 sampai 50 tahun, di mana mereka terjangkit pada Oktober 2025 lalu.

Saat ini, Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit (P2P) Dinkes Bali I Gusti Ayu Raka Susanti mengatakan dua warga tersebut telah sembuh dan sudah beraktivitas seperti biasanya.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Untuk pasiennya sudah sembuh dan kembali beraktivitas seperti biasa. Dan kami sudah telusuri di sekitarnya itu tidak ada yang mengeluh dengan keluhan yang sama influensa," kata Ayu Raka, di Denpasar, Bali, Selasa (13/1).

Ia menerangkan, soal hasil temuan dua kasus positif ini memang baru diterima Dinkes Bali baru-baru ini. Setelah ditelusuri, pihaknya mendapati pasien-pasien itu dirawat pada Oktober 2025.

"Dan kami sudah lakukan penyelidikan epidemiologi. Sudah kami telepon bahwa pasiennya sudah sembuh," imbuhnya.

Saat sakit, pasien-pasien itu dirawat di RSUD di Denpasar sebagai rumah sakit daerah yang memiliki penanganan untuk influenza berat. Kemudian, dua pasien itu dipastikan bukan keluarga atau memiliki hubungan.

Ayu Raka juga menerangkan, dua pasien itu tidak memiliki riwayat bepergian ke keluar negeri.

Saat positif dan dirawat, dia bilang dua pasien itu empat mengalami gejala demam dan sesak napas. Kemudian, tim surveilans Dinkes Bali mengirimkan sampel cairan di saluran pernafasan ke laboratorium Kementerian Kesehatan (Kemenkes). Namun, hasil uji laboratorium baru terbit pada pertengahan Januari 2026 ini.

"Jadi kami baru juga mengetahui. Karena itu memang kendalanya, karena kan di seluruh Indonesia, jadi hasilnya cukup lambat," ungkapnya.

Dengan ditemukannya dua kasus superflu itu, Dinkes Bali telah melakukan peningkatan kewaspadaan. Masyarakat juga diimbau agar melakukan aktivitas hidup sehat, istirahat yang cukup, minum air putih, dan olahraga rutin.

"Ke depannya penguatan dari surveilans kami tentunya, dengan kewaspadaan ini dan responnya. Kemudian dengan adanya kasus positif dua tentu kami semakin meningkatkan surveilans. Sampai di tingkat puskesmas. Dengan meningkatkan kewaspadaan untuk influenza," ujar Ayu Raka.

(kdf/kid)

[Gambas:Video CNN]

Read Entire Article
Asia Sport| Info Olahraga | Daily News | |