BGN Sambungkan Petani dengan Dapur MBG lewat Mak Comblang Project

2 hours ago 2

Jakarta, CNN Indonesia --

Badan Gizi Nasional (BGN) memperkuat Program Makan Bergizi Gratis (MBG) melalui Mak Comblang Project yang menghubungkan langsung petani dengan dapur MBG. Inisiatif ini diarahkan untuk memangkas rantai pasok pangan sekaligus menyelaraskan produksi petani dengan kebutuhan riil dapur.

Proyek ini dimulai dengan pemetaan rantai pasok melalui pertemuan bersama para petani di Cipanas, Kabupaten Cianjur, Senin (19/1). Langkah awal tersebut berfungsi untuk melihat kondisi nyata antara kapasitas produksi lapangan dan kebutuhan dapur MBG.

Juru Bicara BGN, Dian Fatwa, menyatakan bahwa petani dan dapur MBG selama ini belum terhubung secara optimal. Petani sering mengalami kelebihan pasokan, sementara dapur di wilayah Jakarta dan Bogor kesulitan mendapatkan harga bahan baku yang stabil.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Mak Comblang Project hadir untuk menyambungkan dua sisi ini secara langsung," ujarnya dalam keterangan tertulis, Rabu (21/1).

Pemetaan awal menunjukkan kesenjangan volume yang cukup lebar, termasuk pada komoditas jagung. Produksi petani di Cipanas tercatat sekitar 30 ton per bulan, sedangkan kebutuhan dapur MBG di Jakarta mencapai sekitar 240 ton per bulan.

Selain volume, perbedaan harga juga menjadi temuan utama dalam pemetaan. Untuk komoditas wortel, dapur MBG membeli di kisaran Rp15.000-Rp25.000 per kilogram, sementara harga di tingkat petani hanya Rp1.500-Rp3.000 per kilogram.

"Disparitas ini bukan disebabkan satu pihak, tetapi akibat rantai pasok yang panjang dan tidak terhubung secara langsung," imbuh Dian.

Melalui Mak Comblang Project, BGN mulai menyusun pemetaan komoditas, volume, dan kebutuhan dapur sebagai dasar kalender tanam dan panen. Pola ini diharapkan memberi kepastian pasar bagi petani sekaligus menjaga pasokan bahan baku MBG tetap stabil.

Ke depan, penyusunan menu MBG akan disesuaikan dengan ketersediaan produksi petani lokal dengan pendampingan ahli gizi. Pendekatan ini diharapkan memperkuat kolaborasi dari ladang ke dapur serta mendukung ketahanan pangan berbasis masyarakat.

(rir)

Read Entire Article
Asia Sport| Info Olahraga | Daily News | |