Hujan Angin Guyur DIY Picu Pohon Tumbang, Longsor hingga Rumah Rusak

5 hours ago 7

Yogyakarta, CNN Indonesia --

Hujan dengan intensitas sedang hingga lebat disertai angin kencang yang mengguyur wilayah di Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) sejak Senin (12/1) sore dilaporkan telah memicu puluhan pohon tumbang, longsor dan kerusakan pada sejumlah bangunan, termasuk angkringan.

Berdasarkan laporan Pusdalops BPBD DIY, hujan sedang sampai lebat terjadi hampir merata di seluruh wilayah DIY mulai dari pukul 15.00 WIB. Hujan terpantau mulai reda jelang malam hari.

Mengacu ke laporan BPBD per pukul 19.30 WIB, dampak kejadian cuaca ekstrem terjadi di 8 kecamatan di Kabupaten Sleman, antara lain Depok, Gamping, Godean, Kalasan, Minggir, Mlati, Ngaglik dan Ngemplak.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Hujan angin di Sleman memicu pohon tumbang total 13 titik; 6 akses jalan terganggu; serta menimbulkan kerusakan pada 5 jaringan listrik, 1 jaringan internet, 1 area di sebuah pasar malam, 1 unit motor dan 1 unit bangunan rumah.

"Sekarang masih berlangsung penanganan awal dan pendataan," demikian bunyi laporan yang diterima.

BPBD melaporkan 12 dampak kejadian cuaca ekstrem pada 6 kecamatan di Kabupaten Bantul. Di Sedayu dilaporkan ada 3 titik peristiwa pohon tumbang, sedangkan di Pajangan, Srandakan, Pandak dan Bantul terdapat masing-masing 2 titik serta Pleret 1 titik.

"Sedangkan obyek terdampaknya adalah akses jalan, rumah dan jaringan listrik, sampai sekarang masih berlangsung penanganan awal dan pendataan," lanjut laporan tersebut.

Di Kota Yogyakarta, dilaporkan ada 2 kejadian pohon tumbang. Pertama, di Kecamatan Tegalrejo yang menimpa angkringan dan menutup akses jalan. Kedua, di Mantrijeron yang merusak jaringan listrik, PJU serta Telkom. Akan tetapi, semua sudah terkondisi.

Sementara di Kabupaten Gunungkidul, dampak kejadian cuaca ekstrem terjadi di tiga kelurahan pada Kecamatan Gedangsari, meliputi Hargomulyo, Mertelu dan Sampang.

"Berdampak pada rumah, balai dusun, dan kandang masing-masing satu sedangkan tiga akses jalan terganggu, satu jaringan listrik dan satu tanah longsor," tulis laporan itu.

Perkiraan kerugian yang ditimbulkan perkiraannya mencapai Rp4,6 juta dan sampai sekarang masih berlangsung penanganan awal dan pendataannya.

Terakhir, di Kabupaten Kulon Progo, terdapat 5 titik terdampak di Kecamatan Wates, Lendah, serta Panjatan. Berupa, 5 pohon tumbang; 3 akses jalan terganggu; 2 jaringan listrik rusak dan 1 baliho roboh.

"Sampai sekarang masih berlangsung penanganan awal dan pendataan," tutup laporan tersebut.

(kum/dal)

[Gambas:Video CNN]

Read Entire Article
Asia Sport| Info Olahraga | Daily News | |