Jakarta, CNN Indonesia --
Kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) terjadi di Gunung Andong, Magelang, awal pekan ini. Tim relawan dan aparat dilaporkan berhasil memadamkan api setelah 4 jam.
Mengutip dari detikJateng, salah satu pengelola basecamp pendaki Gunung Andong via Temu Kidul, Sururi mengatakan kebakaran itu terjadi pada Senin (10/8). Dia bilang, karhutla itu dilaporkan warga sekitar pukul 12.00 WIB, mereka melihat ada asap mengepul di atas Gunung Andong.
"Akhirnya kami koordinasi dengan teman-teman semua lembaga, MPA (Masyarakat Peduli Api) atau Perhutani sama warga sekitar. Jadi kami langsung koordinasi, langsung naik (memadamkan)," kata Sururi kepada wartawan di posko Dusun Temu Kidul, Senin (10/8).
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Kami naik (bersama) dari Polsek, Koramil, kami juga kerja sama. Akhirnya api bisa dipadamkan pukul 16.00 WIB," sambungnya.
Tim gabungan menaksir luas lahan yang terbakar totalnya mencapai 3,67 hektare.
Untuk titik api, kata Sururi, kisaran 8 titik api. Menurutnya, yang terbakar daun-daun kering, daun pinus sama ranting-ranting kering.
Dia memastikan lahan yang terbakar itu bukan jalur pendakian, sehingga upaya tim gabungan untuk menanggulanginya terkendala medan yang sulit.
"(Yang terbakar) Itu bukan akses pendakian. Itu cuma akses yang enggak pernah dijamah sama orang. Kendalanya (memadamkan) itu medan yang cukup terjal dan jarang dilalui, akhirnya licin jalan itu," ujarnya.
Sururi mengatakan, pemadaman dilakukan secara manual dengan memukul api dan menyebar tanah.
"(Pemadaman) Itu kisaran 2 sampai 4 jam. Karena yang tadi itu banyak yang sudah ditinggal (padam), tapi nyala lagi. Karena angin cukup kencang dan daun-daun cukup kering, banyak ranting-ranting yang jatuh," ujar dia.
Sementara itu, Kepala Resort Pemangku Hutan (KRPH) Pagergunung, Lukas Munadi mengatakan, kebakaran hutan dan lahan di Petak 27 A PRH Pagergunung BKPH Ambarawa KPH Kedu Utara yang masuk wilayah administratif Desa Jogoyasan, Kecamatan Ngablak.
"Kondisi yang terbakar petak 27 A 1 kurang lebih 2,85 hektare dan petak 27 A 3 kurang lebih 0,82 hektare. Jenis tanaman/vegetasi hutan yang terbakar kriyu, ilalang, kaliandra, pinus. Taksiran kerugian akibat kebakaran Rp 541.500," kata Lukas dalam keterangan tertulis.
Baca berita lengkapnya di sini.
(tim/kid)

2 hours ago
3















































