Banda Aceh, CNN Indonesia --
Ketua Mahkamah Kehormatan Dewan (MKD) DPR Nazaruddin Dek Gam, membantah keterlibatannya dalam kasus dugaan korupsi Program Makan Bergizi Gratis (MBG) di Badan Gizi Nasional (BGN).
Bantahan itu disampaikan menyusul beredarnya daftar nama yang dikaitkan dengan tersangka kasus dugaan korupsi MBG, Sony Sanjaya. Dalam daftar yang tersebar di media sosial dan berbagai platform digital tersebut, nama Nazaruddin Dek Gam turut dicantumkan.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Pria yang juga anggota Komisi III DPR itu mengklaim informasi yang mengaitkan dirinya dengan perkara tersebut tidak benar dan tidak memiliki dasar yang jelas.
"Tidak benar, untuk apa saya urus dapur MBG," kata Dek Gam saat dimintai tanggapan, Kamis (11/6).
Politikus Partai Amanat Nasional (PAN) itu mengaku awalnya tidak ingin menanggapi isu yang beredar. Namun, karena informasi tersebut terus menyebar dan mulai menimbulkan persepsi keliru di tengah masyarakat.
"Saya awalnya tidak mau tanggapi persoalan ini. Tapi karena saya lihat informasinya sudah tidak terkontrol lagi, makanya saya perlu memberikan klarifikasi," ujarnya.
Dek Gam menegaskan dirinya tidak memiliki keterlibatan apa pun dalam pengelolaan maupun pelaksanaan Program MBG yang berada di bawah kewenangan BGN. Ia mengklaim terkejut namanya tiba-tiba muncul dalam daftar yang beredar.
"Saya juga kaget kok bisa tiba-tiba muncul nama saya," ucapnya.
Menurutnya, masyarakat perlu lebih berhati-hati dalam menerima dan menyebarkan informasi yang belum terverifikasi, terutama yang beredar di media sosial.
Ia meminta publik untuk menyerahkan proses penanganan perkara kepada aparat penegak hukum dan mendukung pengusutan kasus tersebut secara transparan.
"Serahkan kepada Kejaksaan Agung, biarkan penyidik yang bekerja. Dan mari kita kawal bersama kasus ini," katanya.
(dra/kid)
Add
as a preferred source on Google

7 hours ago
8

















































