Korban Ledakan Petasan di Situbondo Bertambah Jadi Dua Orang

6 hours ago 8

Surabaya, CNN Indonesia --

Korban meninggal dunia akibat ledakan petasan di Dusun Mimbo, Desa Sumberanyar, Kecamatan Banyuputih, Kabupaten Situbondo, Jawa Timur, bertambah. Sehingga korban meninggal dunia dalam kejadian itu total menjadi dua orang.

Kapolres Situbondo AKBP Bayu Anuwar Sidiqie mengatakan, satu korban yang baru saja meninggal itu bernama Abdurrahman (15).

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Hari ini kami mendapatkan laporan satu korban ledakan petasan meninggal dunia setelah dirawat di rumah sakit di Jember," kata Bayu saat dikomfirmasi, Kamis (26/2).

Abdurrahman meninggal sesuasi menjalani perawatan di Rumah Sakit dr Soebandi Jember, akibat luka bakar sekitar 90 persen yang dideritanya akibat ledakan.

Sementara satu korban yang lebih dulu tewas ialah Supriyadi (50). Dia meninggal dunia sesaat setelah kejadian setelah tertimpa reruntuhan bangunan rumah.

Sementara lima korban lainnya yakni Samsul (22), Riko (25), Faiz (20), Fino (25) dan Kulsum (60) masih menjalani perawatam medis di RSUD Asembagus Situbondo.

Seperti diketahui, ledakan keras terjadi di sebuah rumah warga Dusun Mimbo, Desa Sumberanyar, Kecamatan Banyuputih, Situbondo, Jawa Timur, Rabu (18/2) siang.

Kapolres Situbondo, AKBP Bayu Anuwar Sidiqie mengonfirmasi pihaknya telah mengamankan beberapa batang petasan dari lokasi kejadian. Barang bukti tersebut memiliki ukuran cukup besar dan diduga kuat menjadi pemicu ledakan hingga merenggut nyawa satu korban jiwa.

"Untuk penyebab diduga dari mercon atau petasan ataupun bom bondet. Karena salah satu barang bukti yang kita amankan adalah beberapa batang petasan atau mercon dengan diameter antara 3 sampai 4 cm dengan panjang 15 cm. Cukup panjang," kata Bayu pada awakmedia, Rabu (18/2).

(frd/dal)

[Gambas:Video CNN]

Read Entire Article
Asia Sport| Info Olahraga | Daily News | |