Jakarta, CNN Indonesia --
Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung berharap transaksi di Jakarta fair terus meningkat dari tahun ke tahun. Dia menargetkan transaksi pada tahun 2027 bisa mencapai Rp9 triliun.
"Jakarta Fair saya berharap tahun depan lebih meriah, yang hadir lebih banyak dan transaksi lebih dari Rp9 triliun," kata Pramono saat membuka Jakarta Fair Kemayoran (JFK) 2026 di JIEXPO Kemayoran, Jakarta Pusat, Kamis (11/6) malam.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Pameran multiproduk terbesar, terlengkap, dan terlama di Kawasan Asia Tenggara tersebut akan menghibur para pengunjung selama 32 hari.
Pramono mengatakan pada tahun 2025, total transaksi gelaran Jakarta Fair mencapai Rp7,3 triliun. Pramono jumlah pengunjung dan transaksi pada tahun ini meningkat.
"Selamat kepada Jakarta Fair, lebih meriah dari tahun lalu. Mudah-mudahan transaksi (tahun ini) di atas Rp8 triliun dan yang hadir di atas 6 juta," kata Pramono.
Menurut Pramono Jakarta Fair Kemayoran adalah ikon perayaan HUT Jakarta. Gelaran tahun ini menjadi istimewa karena tahun depan Jakarta akan berulang tahun ke-500 tahun.
Pembukaan Jakarta Fair Kemayoran, Kamis (11/6) malam ditandai dengan pemukulan kenong oleh Pramono, Menteri UMKM Maman Abdurrahman, Ketua Umum Panitia Jakarta Fair Kemayoran Hartati Murdaya.
Penyelenggaraan tahun ini lebih meriah lantaran jumlah peserta mengalami kenaikan dari tahun sebelumnya.
Tercatat sebanyak 2.800 peserta dan 1.800 stand/tenant dengan komposisi 55 persen sektor swasta dan 45 persen sektor UMKM memamerkan produk-produk andalannya yang tersebar di seluruh area.
Sementara itu, Anjungan Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta berada di Hall C1 dalam gelaran tahun ini. Banyak stand yang didirikan di Hall C1 ini, mulai dari Dinas Kesehatan, Dinas Perhubungan, Dinas Perumahan dan Kawasan Pemukiman, Bank Jakarta, PAM Jaya, Bapenda DKI Jakarta, MRT Jakarta, Pasar Jaya dan sejumlah stand lain.
(isn/yoa/isn)
Add
as a preferred source on Google

3 hours ago
3

















































