Denpasar, CNN Indonesia --
Satu orang hanyut terseret arus banjir di Desa Bakti Seraga, Kabupaten Buleleng, Bali, Jumat (12/6).
Korban atas nama Ricardo Razaq Alghivieri (20) merupakan seorang mahasiswa. Kantor Pencarian dan Pertolongan Denpasar menerima informasi pada pukul 13.55 WITA.
"Info kejadian adanya satu orang terseret arus banjir kami terima dari Bapak Waskita, diperkirakan kejadiannya sekitar pukul 12.30 WITA," kata Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan Denpasar, I Nyoman Sidakarya, Jumat (12/6) sore.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Banjir yang mengakibat aliran deras di sungai belakang rumah korban, menghantam sebagian rumahnya yang berada di Perum Griya Mahadewa Blok A4.
Warga setempat kemudian melakukan pencarian terhadap korban, namun belum membuahkan hasil. Setelahnya baru pihak keluarga korban melaporkan kejadian tersebut.
"Kami langsung merespons cepat dengan memberangkatkan 8 orang personel Pos SAR Buleleng menuju lokasi kejadian," imbuhnya.
Jarak Pos SAR Buleleng menuju perumahan tersebut cukup jauh, kurang lebih satu setengah jam lamanya.
Korban akhirnya ditemukan tim SAR gabungan dalam keadaan sudah meninggal pada Jumat sore.
Kadek Donny Indrawan selaku Koordinator Pos SARBuleleng mengungkapkan, bahwa awal pencarian tim terbagi pada beberapa lokasi sekitar wilayah terdampak banjir.
"Kita membagi tim dalam tindak awal pencarian atau penyisiran di daerah lokasi kejadian ini," kata Kadek Donny, dalam keterangan tertulisnya, Jumat malam.
Kemudian, Search and Rescue Unit (SRU) yang menyisiri aliran sungai melakukan pencarian hingga pinggir Pantai Pengambengan, di Kabupaten Jembrana, Bali. Lalu, pada pukul 16.15 WITA, diterima informasi bahwa korban telah ditemukan dalam keadaan meninggal dunia.
"Kita dapatkan informasi bahwa (korban) ditemukan di bawah reruntuhan rumah. Selanjutnya kami laksanakan evakuasi secara manual," ungkapnya.
Proses evakuasi berlangsung hingga pukul 17.12 WITA. Upaya mengeluarkan korban ini dilakukan dengan hati-hati karena keadaan bangunan yang masih labil, usai berhasil dikeluarkan dari runtuhan, kemudian jenasah Ricardo Razaq Alghivieri dibawa menuju RSUD Buleleng dengan menggunakan ambulans PMI Buleleng.
(kdf/kid)
Add
as a preferred source on Google

1 hour ago
5

















































