Si Paling Doyan Perang! Ini 7 Senjata Canggih Buatan Amerika

1 day ago 5
In this image provided by the U.S. Air Force, Airman 1st Class Olabode Igandan, 436th Aerial Port Squadron passenger services apprentice, palletizes ammunition, weapons and other equipment bound for Ukraine during a foreign military sales mission at Dover Air Force Base, Del., on Jan. 21, 2022. Since 2014, the U.S. has committed more than $5.4 billion in total assistance to Ukraine, including security and non-security assistance.(Mauricio Campino/U.S. Air Force via AP)

Konflik geopolitik yang terjadi di Timur Tengah sampai Ukraina beberapa tahun terakhir ini cukup menjadi kekhawatiran di mata dunia. Namun, dibalik itu Amerika Serikat (AS) memanfaatkan keuntungan dalam hal penjualan senjata.

Sebagai negara adidaya dengan kekuatan militer yang mendominasi dunia, AS memiliki pasukan yang terlatih serta persenjataan canggih yang disegani banyak negara. Kemampuannya dalam memproduksi dan menjual perlengkapan militer menjadikannya salah satu pemasok utama persenjataan global.

AS memiliki beberapa perusahaan pertahanan terbesar yang memproduksi berbagai jenis senjata dan kendaraan tempur. Lockheed Martin Corp, misalnya, dikenal sebagai produsen pesawat tempur canggih seperti F-16, F-22, dan F-35. Sementara itu, General Dynamics memproduksi berbagai peralatan perang, termasuk senjata, rudal, kapal perang, kapal selam, dan roket. Ada pula United Technologies Corp yang berfokus pada pengembangan sistem teknologi tinggi untuk helikopter militer, sistem autopilot, serta sistem peringatan berbasis laser.

Banyak negara di dunia menjadi pelanggan setia industri militer AS. Indonesia, Arab Saudi, serta beberapa negara yang sedang mengalami konflik turut membeli senjata buatan AS.

Pada 2017, negara-negara seperti Israel, Inggris, Mesir, Irak, dan Australia juga tercatat sebagai pembeli peralatan militer Amerika.

Keandalan dan kecanggihan senjata buatan AS telah terbukti dan diakui secara global. Tidak mengherankan jika berbagai negara terus mengandalkan industri pertahanan Amerika untuk memperkuat angkatan militernya.

Sebagai informasi, ternyata AS tak hanya penjualan senjata dan pengiriman pasukan militer, tetapi juga menjual bahan bakar untuk kendaraan tempur. Dua negara yang membeli bahan bakar tersebut yakni Arab Saudi dan Uni Emirat Arab.

https://knitocode.com/

Read Entire Article
Asia Sport| Info Olahraga | Daily News | |