Temuan Polisi Kasus 4 Pekerja Tewas di Bak Penampungan Air di Jaksel

4 hours ago 3

Jakarta, CNN Indonesia --

Polisi mengungkap empat pekerja yang tewas di lokasi pembangunan proyek di Jalan TB Simatupang RT 02/RW 02, Tanjung Barat, Jagakarsa, Jakarta Selatan, tidak dilengkapi dengan alat pelindung diri (APD) saat proses pekerjaan.

Kanit Krimsus Polres Metro Jakarta Selatan, AKP Indra Darmawan mengatakan temuan itu berdasarkan hasil olah tempat kejadian perkara (TKP).

"Berdasarkan hasil pemeriksaan TKP, olah TKP pertama dari anggota piket yang menangani itu, pada saat kejadian di TKP para pekerja tersebut tidak menggunakan alat pelindung diri atau APD," kata Indra kepada wartawan, Rabu (8/4).

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Disampaikan Indra, sejauh ini pihaknya telah memeriksa dua orang saksi yang merupakan mandor dan pengawasan. Rencananya, kata dia, pemilik gedung juga akan dimintai keterangan pada Kamis (9/4) besok.

Indra menyebut pihaknya masih terus menyelidiki soal penyebab kematian keempat korban. Pada Senin (6/4) lalu, tim labfor juga telah memeriksa TKP dan mengambil sejumlah sampel untuk diteliti lebih lanjut.

"Pihak Labfor maupun dari pihak kementerian melakukan uji sampel, uji sampel pengambilan gas maupun kandungan air yang ada di dalam tempat atau bak penampungan yang menyebabkan meninggalnya empat orang tersebut," tutur dia.

"Yang mana tujuan dari pengambilan sampel-sampel tersebut untuk menentukan gas maupun asal dari gas yang menyebabkan meninggal. Untuk hasilnya akan diinformasikan apabila sudah ada hasilnya," sambungnya.

Lebih lanjut, Indra menuturkan pihaknya juga masih mendalami soal dugaan kelalaian di balik insiden tewasnya keempat pekerja proyek tersebut.

"Untuk itu masih kami dalami," ujarnya.

Peristiwa nahas ini terjadi pada Jumat (3/4) lalu, saat para pekerja sedang mengerjakan proyek di sebuah bangunan bertingkat di kawasan TB Simatupang, Jakarta Selatan. 

Empat korban meninggal berinisial YN (32) asal Subang, MW (62) asal Cianjur, TS (63) asal Bandung Barat, dan MF (19) asal Bandung Barat. Sementara tiga korban selamat yang mengalami sesak napas adalah UJ (41), SN (63), dan AJ (47), yang berasal dari Purwakarta.

Peristiwa bermula sekitar pukul 10.00 WIB, ketika dua pekerja berada di lokasi proyek. Keduanya diminta oleh mandor untuk menguras penampungan air bersih yang berada di bagian basement.

Saat proses pembongkaran penutup tangki, salah satu pekerja terjatuh ke dalam lubang dengan kedalaman sekitar tiga meter. Rekan kerjanya berusaha memberikan pertolongan, namun tanpa dilengkapi alat keselamatan.

Upaya penyelamatan tersebut justru berujung petaka, karena pekerja lain ikut terjatuh ke dalam penampungan. Secara keseluruhan, empat orang terperosok ke dalam tangki, sementara tiga lainnya mengalami sesak napas akibat paparan udara panas dan bau dari dalam penampungan.

Para korban kemudian dievakuasi oleh saksi dan dilarikan ke Rumah Sakit Pasar Rebo untuk mendapatkan penanganan medis. Namun, setibanya di instalasi gawat darurat, empat korban dinyatakan meninggal dunia oleh dokter.

(dis/wis)

Add as a preferred
source on Google

[Gambas:Video CNN]

Read Entire Article
Asia Sport| Info Olahraga | Daily News | |