Jakarta, CNN Indonesia --
Konsentrasi aksi massa sempat muncul kembali di jalan arteri Pejompongan/Slipi, Jakarta, pada Jumat (28/8) pagi tadi.
Hal itu membuat gerbang tol Pejompongan dan gerbang tol Slipi arah Grogol kembali ditutup sementara pagi ini. Penutupan tersebut imbas adanya massa aksi di jalan raya arteri.
Namun, kini situasi dan kondisi sudah dilaporkan normal, sehingga akses tol dibuka kembali.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Tol Dalam Kota akses masuk GT Pejompongan, GT Slipi 1 arah Grogol ditutup sementara, ada aksi unjuk rasa di jalan arteri Pejompongan/Slipi," kata Jasa Marga melalui akun X resminya per pukul 06.53 WIB, Jumat pagi tadi.
Selain akses masuk, akses keluar gerbang tol Pejompongan KM 09+700 arah Grogol diberlakukan rekayasa lalu lintas buka - tutup secara situasional imbas ada aksi di jalan arteri Pejompongan/Slipi. Jasa Marga mengimbau pengendara lainnya menggunakan jalur alternatif.
Terbaru, per pukul 08.08 WIB, Jasamarga menyatakan akses tol dibuka kembali karena situasi dan kondisi sudah normal.
"08.08 WIB #Tol_DalamKota Akses keluar Pejompongan KM 09+700 arah Grogol DIBUKA, lalu lintas Normal," demikian unggahan di akun X Jasamarga.
Saat konsentrasi massa dilaporkan terjadi pada Jumat pagi tadi, mengutip dari detik.com, lalu lintas di Cawang arah Tebet dan Semanggi arah Pejompongan mengalami kepadatan. Kepadatan itu imbas padatnya volume kendaraan.
"Lebih lanjut, atas diskresi Kepolisian rekayasa lalu lintas Contraflow (Halim KM 01+300 - Senayan KM 08+100) di ruas Tol Dalam Kota juga ditiadakan. Hal itu akibat adanya aksi unjuk rasa di jalan arteri Pejompongan/Slipi," demikian diwartakan.
Hingga berita ini ditulis, CNNIndonesia.com belum mendapatkan pernyataan resmi dari kepolisian perihal konsentrasi massa pagi tadi.
(kid/ugo)

3 hours ago
6
















































