Warga Bandung Dengar Suara Dentuman Sempat Dikira Maling

3 hours ago 4

Jakarta, CNN Indonesia --

Suara misterius berupa dentuman di Bandung dan sekitarnya terjadi pada Jumat (4/9) malam hingga Sabtu (5/9) dini hari membuat bingung warga dari mana asal suara tersebut. Pengalaman aneh itu dirasakan Riva Dessthania (32), warga Arcamanik, Bandung Timur.

Riva yang mendengar suara itu sempat mengira berasal dari langkah orang berjalan di atap, dan ia merasa ketakutan akan keselamatannya. Namun dugaannya ternyata salah.

Ia akhirnya mencari dari mana asal suara itu karena terdengar berulang-ulang. Ia pun mengakses media sosial untuk meyakini dugaannya itu.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Denger (suara dentuman) jam 24.00 hingga 02.00 intens gitu. Suaranya lama dan hilang timbul," kata Riva dihubungi CNNIndonesia.com, Sabtu (5/9).

"Kalau saya pribadi merasakan bunyinya mirip dentuman samar orang berjalan di atas atap dan taman sebelah jendela kamar jadi awalnya kepikiran takut ada maling, pas lihat medsos ternyata banyak warga Bandung yang merasakan hal serupa," ucap Riva kemudian.

Pengalaman Riva sama dengan warga Bandung dan sekitarnya. Mereka hingga kini masih menduga-duga asal suara misterius tersebut.

"Saya tinggal di Bandung Timur, terbangun sekitar jam 1-an. Terdengar ada suara, kaca di kamar mandi juga bergetar. Sampai sekarang jadi enggak bisa tidur, was-was," tulis pemilik akun @nisa*****.

Pemilik akun @hadisutiono juga mendengar suara dentuman hingga pukul 02.00 WIB.

"Ya betul..sekitar jam 2 dini hari, saya sampai keluar karena saya kira tetangga lagi dugem," tulis @hadisutiono.

Ada juga netizen lain memperkirakan ada latihan militer di dekat rumahnya.

"Suara dentuman latihan militer bang," ucap pemilik akun @sinss2026.

BMKG buka suara

Direktur Gempabumi dan Tsunami Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Wijayanto mengatakan pihaknya masih mendalami asal suara tersebut.

"Kita masih dalami. Suara dentuman yang dilaporkan tersebut tidak menunjukkan indikasi sebagai kejadian gempabumi. Dari hasil monitoring dan pengecekan data kegempaan BMKG, tidak terjadi aktivitas gempa selama periode tersebut di wilayah Bandung dan sekitarnya," ucap Wijayanto kepada CNNIndonesia.com, Sabtu (5/9) pagi.

Menurutnya, dalam kurun waktu Jumat malam hingga Sabtu dini hari memang ada sambaran aktivitas petir. Namun aktivitas petir tersebut tidak sampai menyebabkan suara dentuman berkali-kali di wilayah tersebut.

"Data pemantauan Lightning Detector BMKG, tercatat adanya aktivitas petir namun intensitasnya rendah dan tidak menunjukkan aktivitas yang signifikan seperti yang dilaporkan masyarakat," tutup Wijayanto.

(mik)

Read Entire Article
Asia Sport| Info Olahraga | Daily News | |