Jakarta, CNN Indonesia --
Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri) memperoleh pagu anggaran sebesar Rp139,19 triliun untuk tahun anggaran 2027.
Astamarena Kapolri Komjen Wahyu Hadiningrat menjelaskan nilai itu turun sekitar Rp6,8 triliun dari anggaran tahun 2026.
Pagu Polri 2027 sebesar Rp139,19 triliun terdiri dari belanja pegawai Rp61,11 triliun, belanja barang Rp30,93 triliun, dan belanja modal Rp47,14 triliun.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Ia mengatakan penurunan anggaran Polri berdampak pada belanja barang. Beberapa kebutuhan yang terdampak antara lain bahan bakar minyak dan pelumas, biaya listrik, pemeliharaan gedung dan almatsus, serta perlengkapan perorangan.
"Selain itu terdapat tunggakan anggaran BMP dan listrik, kebutuhan operasional daerah otonomi baru dan satker baru, kebutuhan rekrutmen dan pendidikan personil, serta dukungan untuk penanggulangan bencana, rusuh massa, dan pengamanan VVIP. Kondisi inilah yang menjadi dasar perlunya penguatan kembali alokasi belanja barang Polri," kata Wahyu dalam rapat dengan Komisi III DPR RI, Selasa (1/9).
Ia mengatakan berdasar hasil pertemuan tiga pihak antara Polri, Kementerian Keuangan, dan Bappenas, apabila kebutuhan belanja barang belum dapat dipenuhi melalui tambahan anggaran, Polri dapat mengusulkan pergeseran dari belanja modal ke belanja barang setelah memperoleh persetujuan dari DPR RI.
Wahyu pun meminta persetujuan Komisi III terkait pergeseran anggaran itu.
"Dalam forum ini, kami mengusulkan pergeseran anggaran sebesar Rp3,6 triliun dari belanja modal ke belanjat barang. Pergeseran tersebut akan digunakan untuk memperkuat kebutuhan operasional, antara lain BMP dan listrik, perlengkapan personil, satker baru, pendidikan, pemeliharaan almatsus dan gedung, penanganan kerusuhan massa, pengamanan VVIP, serta penanggulangan bencana," ujarnya.
Anggota Komisi III DPR RI dari Fraksi PDIP, Safaruddin, kemudian mengonfirmasi besaran tambahan anggaran tersebut kepada Polri.
"Untuk Polri, pergeseran itu Rp3,6 triliun? Tapi ada usulan tambahan tadi? Hanya pergeseran?" tanya Safaruddin.
Wahyu kemudian menegaskan dalam penutup paparan Polri juga disampaikan adanya usulan tambahan anggaran sebesar Rp66 triliun.
Safaruddin menyatakan Fraksi PDIP mendukung usulan tersebut.
"Saya sudah catat di sini. Kalau memang ada usulan tambahan tahun 2027 Rp66 triliun, dan pergeseran Rp3,6 triliun dari belanja modal ke belanja barang, kami dari Fraksi PDIP sangat menyetujui pergeseran dan penambahan Rp66 triliun," ujar Safaruddin.
(ypa/dal)

5 hours ago
4
















































