Bos Ormas Ditangkap Usai Rusak dan Ancam Staf Kelurahan di Makassar

1 hour ago 3

Makassar, CNN Indonesia --

Pimpinan salah satu organisasi masyarakat (Ormas) di Makassar, Sulawesi Selatan, SDR (47) ditangkap petugas kepolisian setelah melakukan perusakan dan pengancaman saat memprotes penggusuran pedagang kaki lima di kantor Kelurahan Pabaeng-baeng.

"Terduga pelaku sudah kami amankan," kata Kasubnit 2 Jatanras Satreskrim Polrestabes Makassar, Ipda Supriadi Gaffar kepada wartawan, Jumat (20/2).

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Kejadian itu bermula sekitar 40 anggota ormas datang ke kantor Kelurahan Pabaeng-Baeng untuk memprotes tindakan aparat pemerintah yang melakukan penggusuran pedagang kaki lima di Jalan Sultan Alauddin, Makassar, Rabu (18/2).

Massa dipimpin langsung oleh pelaku, SDR

"Ada sekitar 40 orang yang dipimpin SDR mengatasnamakan salah satu ormas saat mendatangi kantor lurah untuk mempertanyakan penertiban PKL," ungkapnya.

Saat berada di kantor lurah tersebut, kata Adi, pelaku bersama puluhan anggota ormas mengintimidasi dan merusak kantor pemerintah.

Kemudian mengeluarkan sebilah badik dengan maksud untuk mengancam staf kantor kelurahan tersebut.

"Mereka mengintimidasi pegawai dan merusak fasilitas layanan di kantor kelurahan tersebut. Saat akan meninggalkan kantor itu, pelaku sempat mengeluarkan serta mengancungkan badiknya," jelasnya.

Setelah kejadian itu, kata Adi pihak kelurahan setempat langsung melapor ke pihak kepolisian, sehingga pelaku berhasil ditangkap.

"Saat ini, pelaku sedang dilakukan pemeriksaan lebih lanjut," katanya.

(mir/kid)

[Gambas:Video CNN]

Read Entire Article
Asia Sport| Info Olahraga | Daily News | |