Jakarta, CNN Indonesia --
Jaksa Agung Sanitiar Burhanuddin mengaku mengetahui masih ada anggota Korps Adhyaksa yang memakai aset hasil sitaan untuk kepentingan pribadi.
Ia mengatakan para jaksa tersebut memakai barang sitaan dengan harapan aset tersebut dilupakan dan menjadi milik pribadi.
Hal itu disampaikan Burhanuddin dalam sambutannya di Hari Ulang Tahun Badan Pemulihan Aset (BPA) di Kejagung, pada Kamis (12/2) hari ini.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Ia mencontohkan salah satu jaksa yang menguasai aset sitaan berupa apartemen di bilangan Jakarta Pusat. Hanya saja, ia tidak merinci asal kasus dari aset sitaan itu
"Banyak aset-aset yang dimiliki oleh, bukan dimiliki oleh jaksa, ditempati oleh jaksa, dan diam-diam semoga lupa bahwa ada aset di tangannya," ujarnya.
Selain di Jakarta, ia mengatakan hal serupa juga ditemui di daerah-daerah lainnya. Burhanuddin mengatakan sedianya pemakaian aset sitaan bisa dilakukan dengan sistem pinjam pakai dengan catatan untuk operasional Kejaksaan.
"Coba apartemen-apartemen, silang telusuri, saya tahu persis, saya minta nanti yang tahu persis, yang pernah bicara dengan saya mungkin, Kejati DKI, kemudian dulu di Pidsus, Pak Sarjono Turin, tahu persis apa yang menjadi ada di tangan-tangan Kejaksaan Tinggi," tuturnya.
Lebih lanjut, ia menyebut saat ini masih banyak aset-aset sitaan yang tercecer. Oleh karenanya, ia berharap BPA dapat segera melakukan pembenahan terhadap seluruh aset hasil sitaan.
Di sisi lain, ia juga menekankan kepada jajarannya agar pengelolaan aset sitaan tidak bocor ke luar. Pasalnya, kata dia, informasi terkait daftar aset sitaan sering bocor dan menimbulkan permintaan pinjam pakai.
"Ada bupati yang minta ini, minta ini, ada yang dinas ini, dinas itu, minta ini. Dia tahu persis barangnya, tahu persis luasannya, tahu persis di mana tempat adanya dan tahu persis kondisinya. Ini kan malah harusnya kita pelihara, kita jual," ujarnya.
Terakhir, ia juga memerintahkan Kepala BPA Kuntadi untuk melakukan perawatan aset sitaan dengan maksimal. Sehingga tidak menurunkan harga jual saat pelelangan.
"Saya mengharapkan, ini kan sudah bagus, saya harapkan lagi, karena ini pasti debunya banyak, nanti harus pasang exhaust fan, kemudian ada tutupnya juga, mobil-mobil ini," katanya.
(tfq/isn)

2 hours ago
3
















































