Jakarta, CNN Indonesia --
Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung menyebut proses normalisasi Sungai Ciliwung untuk mengatasi banjir Jakarta sudah dimulai. Selain itu, kata dia, proses pembebasan lahan untuk pun segera rampung.
"Seperti yang saya sampaikan, normalisasi Ciliwung kita sudah mulai. Pembebasan lahannya sudah hampir selesai," kata Pramono kepada wartawan di Jakarta Timur, Minggu (8/2).
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Pramono juga menyebut dirinya telah menandatangani 14 penetapan lokasi (penlok) untuk pembebasan lahan normalisasi sungai.
"Jadi semua ada 14 penlok (penetapan lokasi) yang sudah saya tanda tangani dan sudah dilakukan pembebasan lahan. Mungkin hari Jumat besok saya bersama Bapak Nusron, Pak Menteri ATR/BPN akan melakukan seremoni untuk itu," tutur dia.
"Supaya semua yang dibebaskan sudah selesai dan kemarin di Bidara Cina, di Cawang dan sebagainya kan sudah kita kasih tanda, yang kuning belum dibayar, yang merah sudah dibayar dan sebagainya dan sebagainya," sambungnya.
Lebih lanjut, Pramono menargetkan pada bulan Maret mendatang proses pembuatan tanggul dalam rangka normalisasi itu bisa segera dilakukan.
"Mudah-mudahan bulan Maret sudah mulai dibuat tanggul oleh pemerintah pusat dalam hal ini Kementerian PU yang tanggung jawab," ujarnya.
Sebelumnya, Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta akan melakukan normalisasi tiga sungai, antara lain Sungai Ciliwung, Krukut dan Cakung Lama sebagai langkah jangka menengah untuk mencegah banjir di Ibu Kota.
"Tetapi untuk jangka menengah seperti yang saya sampaikan, sekali lagi, Jakarta akan melakukan normalisasi untuk tiga sungai utama. Yang pertama adalah Ciliwung, yang kedua Krukut, yang ketiga adalah Cakung Lama," kata Pramono saat meninjau pengerukan Kali Sepak, Kembangan, Jakarta Barat, Senin (26/1).
Pramono mengatakan normalisasi Sungai Ciliwung segera dikerjakan bersama Kementerian Pekerjaan Umum. Adapun, normalisasi Sungai Cakung Lama dan Sungai Krukut menyusul kemudian.
"Saya sudah minta untuk segera ini diputuskan. Kalau yang Ciliwung sudah segera dimulai dengan pemerintah pusat dengan PU, untuk membuat apa, tanggul dan sebagainya," tuturnya.
(dis/rds)

2 hours ago
2
















































