Profil Yaqut Cholil, Menteri Era Jokowi Jadi Tersangka Korupsi Haji

15 hours ago 5

Jakarta, CNN Indonesia --

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), menetapkan Menteri Agama era Presiden ke-7 Joko Widodo, Yaqut Cholil Qoumas jadi tersangka dalam perkara dugaan korupsi penentuan kuota ibadah haji Kementerian Agama (Kemenag) 2023-2024.

KPK sudah menerbitkan Surat Perintah Penyidikan (Sprindik) yang memuat Yaqut sebagai tersangka pada awal bulan Januari ini.

"Benar, sudah ada penetapan tersangka dalam penyidikan perkara kuota haji," ujar Juru Bicara KPK Budi Prasetyo kepada CNNIndonesia.com, Jumat (9/1).

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Lantas siapa Yaqut Cholil Qoumas yang menjadi tersangka korupsi penentuan kuota ibadah haji 2023-2024? 

Yaqut Cholil Qoumas yang juga dikenal sebagai Gus Yaqut, lahir di Rembang, Jawa Tengah pada tanggal 4 Januari 1975. Yaqut bukanlah seseorang yang baru dalam dunia politik di Indonesia.

Yaqut merupakan anak dari KH Muhammad Cholil Bisri yang merupakan sosok penting dalam salah satu partai besar di Indonesia. Ayah Yaqut Cholil merupakan salah satu pendiri dari Partai Kebangkitan Bangsa (PKB).

Sedangkan kakak dari Yaqut adalah Yahya Cholil Staquf, yang merupakan Ketua Umum Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU).

Yaqut Cholil pernah bersekolah di SDN Kutuharjo dan lulus di tahun 1987. Kemudian Yaqut melanjutkan pendidikannya di SMPN 11 Rembang dan lulus pada tahun 1990.

Yaqut masuk ke SMA II Rembang dan lulus pada tahun 1993. Setelah lulus, Yaqut Cholil melanjutkan pendidikannya di Universitas Indonesia (UI) jurusan Sosiologi.

Selama kuliah di UI, Yaqut Cholil sudah menunjukkan ketertarikannya di bidang politik. Saat itu ia telah mendirikan sebuah organisasi yang bernama Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) cabang Depok era tahun 1996-1999.

Namun, di dalam buku "Pendidikan Anti Korupsi Berbasis Aswaja" yang ditulis Sigit Tri Utomo, pendidikan Yaqut Cholil di jurusan Sosiologi Universitas Indonesia disebut tidak selesai.

Awal karir politik Yaqut Cholil bermula dari PKB, yang mana sang ayah merupakan salah satu pendiri dari partai tersebut.

Berawal dari PKB inilah Yaqut Cholil dipercaya untuk menjadi kader untuk wilayah Rembang, Jawa Tengah. Kemudian pada tahun 2001-2014, Yaqul Cholil dipercaya untuk mengisi jabatan sebagai Ketua Dewan Pimpinan Cabang (DPC) PKB Rembang.

Selama menjadi Ketua DPC PKB Rembang, pada tahun 2004-2005, Yaqut Cholil menjadi anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Rembang.

Pada tahun 2025, Yaqut Cholil mencalonkan diri sebagai calon wakil Bupati bersama dengan Mochamad Salim. Kemenangan Pilkada yang diraih oleh pasangan Mochamad Salim dan Yaqut Cholil membawa namanya terpilih sebagai wakil Bupati Rembang periode 2005-2010.

Setelah menyelesaikan masa jabatannya sebagai wakil bupati, Yaqut Cholil kembali aktif di organisasi kemasyarakatan.

Ia dipercaya memimpin organisasi kepemudaan Nahdlatul Ulama, Gerakan Pemuda Ansor, sebagai Ketua DPP GP Ansor pada periode 2011-2015.

Di tingkat nasional, Yaqut sempat mencalonkan diri sebagai anggota DPR RI pada Pemilu 2014 dari daerah pemilihan Jawa Tengah X, namun belum berhasil.

Kesempatan datang pada 2015 ketika ia menggantikan Hanif Dhakiri yang diangkat menjadi Menteri Ketenagakerjaan, sehingga Yaqut Cholil menjabat sebagai anggota DPR RI periode 2015-2019 sebagai pergantian antar waktu (PAW).

Pada Pemilu 2019, ia kembali terpilih sebagai anggota DPR RI untuk periode 2019-2024, sebelum akhirnya dipercaya mengemban jabatan di kabinet.

Pada tanggal 22 Desember 2020, Yaqut Cholil resmi menjadi Menteri Agama (Menag) kabinet Indonesia Maju masa pemerintahan Presiden Joko Widodo. Penunjukan ini dilakukan setelah reshuffle kabinet menggantikan posisi Fachrul Razi.

(kna/isn)

[Gambas:Video CNN]

Read Entire Article
Asia Sport| Info Olahraga | Daily News | |