Surabaya, CNN Indonesia --
Proses evakuasi korban insiden terbakarnya KMP Mutiara Sentosa II terus berlangsung hingga Senin (3/8). Tim SAR gabungan mencatat total 234 orang penumpang dan awak kapal atau persons on board (POB) telah dievakuasi, dengan 229 orang ditemukan selamat dan lima orang meninggal dunia.
Kepala Kantor SAR Surabaya selaku Search Mission Coordinator (SMC), Nanang Sigit, mengatakan proses evakuasi berlangsung bertahap sejak dini hari di Pelabuhan Tanjung Perak Surabaya.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Hingga Senin 08.40 WIB, tim SAR gabungan telah mengevakuasi 234 orang POB KMP Mutiara Sentosa II. Sebanyak 229 orang berhasil ditemukan dalam kondisi selamat, sedangkan lima orang ditemukan meninggal dunia," kata Nanang.
Evakuasi gelombang pertama berlangsung pukul 05.00 WIB, saat kapal Selaras Mas sandar di Tanjung Perak membawa 13 penumpang KMP Mutiara Sentosa II dalam kondisi selamat. Seluruh korban langsung diarahkan ke area posko terpadu di Gapura Surya Nusantara untuk menjalani pemeriksaan medis dan pendataan identitas.
Tak lama berselang, lima dari sembilan POB yang sebelumnya dievakuasi KN SAR 249 Permadi melalui Pelabuhan Kalianget tiba di Tanjung Perak. Bersama mereka, seorang korban selamat yang lebih dahulu ditemukan nelayan turut dibawa ke Surabaya untuk menjalani pemeriksaan kesehatan dan pendataan oleh tim SAR gabungan.
Gelombang berikutnya tiba pukul 06.43 WIB, saat kapal Mutiara Ferindo 1 bersandar di Tanjung Perak membawa delapan korban selamat dan satu korban meninggal dunia. Delapan korban selamat dibawa ke Gapura Surya Nusantara untuk pemeriksaan medis dan verifikasi identitas, sementara jenazah dievakuasi ke RS Bhayangkara H.S. Samsoeri Mertojoso Surabaya untuk identifikasi lebih lanjut.
Evakuasi berlanjut pukul 08.40 WIB ketika KRI Nala-363 sandar di Dermaga Koarmada II membawa 30 korban selamat dan dua korban meninggal dunia. Para penyintas kembali menjalani pemeriksaan kesehatan dan pendataan di Gapura Surya Nusantara, sedangkan dua jenazah diberangkatkan ke RS Bhayangkara H.S. Samsoeri Mertojoso.
"Di tengah proses evakuasi ke darat, operasi pencarian di lokasi kejadian tetap berlangsung. KN SAR 249 Permadi kembali bertolak dari Pelabuhan Kalianget pukul 08.15 WIB menuju lokasi kejadian untuk melanjutkan pencarian sesuai rencana operasi SAR," ujarnya.
"Pencarian melibatkan berbagai unsur, antara lain KP Manyar 5003, KRI Bung Hatta-370, KNP Grantin P.211, serta helikopter Ditpolairud Polda Jawa Timur. Seluruh unsur menyisir area pencarian untuk menemukan tanda tanda adanya korban yang masih belum ditemukan," ujar Nanang.
Operasi SAR ini melibatkan sejumlah instansi, di antaranya Kantor SAR Kelas A Surabaya, Koarmada II TNI AL, KSOP Utama Tanjung Perak, VTS Surabaya, SROP Surabaya, KSOP Kalianget, SROP Kalianget, Polda Jawa Timur, Polres Sumenep, Satpolairud Sumenep, Pelindo, BMKG.
Kemudian BPBD Provinsi Jawa Timur, BPBD Kabupaten Sumenep, BPBD Kota Surabaya, Dinas Perhubungan, Satpol PP Sumenep, dan Rumah Zakat. Sejumlah kapal di sekitar lokasi kejadian turut membantu proses pencarian, di antaranya Meratus Pematang Siantar, Meratus Project 3, TB Hasnur 26, Prakarsa Mas, Transco Arafura, SC Aila XVII, Alcon Daniel, dan Selaras Mas.
(frd/wis)

13 hours ago
12














































