Balita Tewas Dibunuh Paman Diduga ODGJ di Bekasi

11 hours ago 14

Jakarta, CNN Indonesia --

Balita berusia dua tahun ditemukan tewas dengan belasan luka tusuk diduga dibunuh pamannya, G (18) yang diduga Orang Dengan Gangguan Jiwa (ODGJ)  di Jatisampurna, Kota Bekasi, Jawa Barat (Jabar).

Kasat Reskrim Polres Metro Bekasi Kota Kompol Andi Muhammad Iqbal mengatakan korban sehari-hari tinggal bersama nenek, M, dan pamannya. Korban diasuh sang nenek sejak usia dua minggu.

Jasad korban ditemukan neneknya pada Rabu (27/5) di dalam kamar sebuah kontrakan di Jatisampurna, Kota Bekasi.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Iya, betul (korban ditemukan dengan luka tusuk). Itu (korban ditemukan bersama) omnya. Ditemukan di kamar. Jadi itu bentuk kontrakan gitu, udah ada dapur sama kamarnya gitu jadi satu," kata Andi, Kamis (28/5) dikutip dari detik.com.

"Iya, memang sehari-harinya selama ini dititip. Jadi, memang balita ini sudah lama tinggal, jadi semenjak 2 minggu setelah dilahirkan itu, ya memang yang rawat neneknya," sambung Andi.

Polisi menjelaskan M berjualan bahan kue untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari. Dia berangkat pada pagi hari dan pulang pada malam hari.

Kemudia, pada Rabu (27/5), sekitar pukul 22.00 WIB, nenek M menemukan korban tewas dan anaknya bersimbah darah.

"M ingin membuka kunci kontrakan, namun saat ingin dibuka pintu terkunci. Setelah memiliki kunci cadangan, ibu M sudah melihat korban anak A dan SG tergeletak dengan korban A yang ususnya sudah terurai dan SG tergeletak yang ingin mencoba bunuh diri, lalu SG dilarikan ke rumah sakit," katanya.

Nenek korban sempat menemukan pisau di dekat tubuh korban. Namun, ia mencuci pisau tersebut karena panik.

"Iya, sempat dia (nenek) cuci (pisau) karena syok, refleks, dan spontanitas. Nah, dia langsung mencuci pisaunya," ujar Andi.

"Ditemukan di kontrakan itu juga. Iya (pisau ditemukan dekat korban)," ucapnya.

Belasan luka senjata tajam

Andi mengatakan korban mengalami belasan luka tusuk serta luka sayatan di pipi. Sedangkan pamannya mengalami luka tusuk di dada dan pipi.

"(Lukanya) di kepala, wajah, di badan, di selangkangannya juga. Jadi, banyak luka tusukan dan luka iris itu. Pipinya kan juga diiris itu (korban). Diiris itu sampai terbuka mulut pipinya itu. Saya rasa lebih dari sepuluh, ya (lukanya)," jelas Andi.

"Jadi, (omnya) luka tusuknya ada di dada, kemudian di pipinya kiri, kanan," tambahnya.

Andi mengatakan saat ini paman korban tengah menjalani perawatan medis karena kritis. Polisi menyampaikan paman korban diduga sebagai pelaku pembunuhan.

"Lagi masih dalam perawatan di rumah sakit (pamannya). Untuk saat ini masih kita dalami ya, tapi masih terduga. Karena menunggu yang bersangkutan, kan kemarin kondisi kritis juga tuh tadi malam. Kita nunggu dia kondisinya baik dulu. Sudah diberikan juga obat. Insyaallah kita lanjutkan untuk diminta keterangan," ucapnya.

Dugaan gangguan jiwa

Andi menyampaikan, berdasarkan keterangan nenek korban, paman korban pernah dibawa ke psikiater. Paman korban mengalami gangguan kejiwaan.

"Iya, berdasarkan hasil penyelidikan kita dan investigasi di lapangan, kita juga mendapatkan informasi dari ibu yang bersangkutan juga. Memang sebelumnya korban tersebut pernah dibawa ke psikiater. Dan memang ada gangguan kejiwaan dan rutin mengonsumsi obat," tuturnya.

Namun, dalam dua hari belakangan, paman korban tidak mengonsumsi obat karena nenek korban tidak mampu membeli obat.

"Namun, 2 hari ini dia tidak konsumsi obat dikarenakan, ya itu tadi, nenek korban tidak ada uang untuk membeli lagi obatnya," tutupnya.

Baca berita lengkapnya di sini.

(kid)

Add as a preferred
source on Google

[Gambas:Video CNN]

Read Entire Article
Asia Sport| Info Olahraga | Daily News | |