Polisi Temukan Helm Pelaku Penyiraman Air Keras ke Aktivis KontraS

6 hours ago 4

Jakarta, CNN Indonesia --

Polisi menemukan satu helm yang diduga digunakan pelaku penyiraman air keras ke Wakil Koordinator Komisi untuk Orang Hilang dan Korban Tindak Kekerasan (KontraS), Andrie Yunus.

Kapolres Metro Jakarta Pusat Kombes Reynold Hutagalung menyebut helm warna hitam itu ditemukan di sekitar lokasi aksi penyiraman.

"Helm diduga milik pelaku didapatkan di Jalan Salemba 1 menuju ke RSCM," kata Reynold dalam konferensi pers, Senin (16/3).

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Disampaikan Reynold, helm tersebut diduga digunakan oleh pelaku lantaran sesuai dengan rekaman CCTV. Kata dia, dalam rekaman CCTV itu terlihat pelaku menggunakan helm tersebut.

"Bersesuaian dengan rekaman CCTV bahwa pelaku yang mengendarai menggunakan helm tersebut," ujarnya.

Reynold mengatakan saat ini barang bukti helm warna hitam itu telah diserahkan ke Pusident Bareskrim Polri dan Puslabfor Polri untuk proses identifikasi.

"Pengiriman barang bukti helm milik pelaku ke Pusident Bareskrim Polri untuk mendapatkan sidik jari dan ke Puslabfor Polri untuk mendapatkan DNA diduga milik pelaku," tutur dia.

Sebelumnya, Wakil Koordinator Komisi untuk Orang Hilang dan Korban Tindak Kekerasan (KontraS) Andrie Yunus menjadi korban penyiraman air keras di kawasan Jakarta Pusat pada Kamis (12/3) malam.

Koordinator KontraS Dimas Bagus Arya menyebut insiden itu terjadi usai Andrie Yunus menghadiri acara podcast berjudul "Remiliterisme dan Judicial Review di Indonesia" di kantor Yayasan Lembaga Bantuan Hukum Indonesia (YLBHI), sekitar pukul 23.00 WIB.

"Telah mengalami serangan penyiraman air keras oleh Orang Tidak Dikenal (OTK) yang mengakibatkan terjadinya luka serius di sekujur tubuh terutama pada area tangan kanan dan kiri, muka, dada, serta bagian mata," ujarnya dalam keterangan tertulis, Jumat (13/3).

Pasca peristiwa tersebut, Andrie segera dibawa ke rumah sakit untuk mendapatkan penanganan secara medis. Dari hasil pemeriksaan, Andrie mengalami luka bakar sebanyak 24 persen.

Dimas turut mengungkap ciri-ciri dari terduga pelaku yang pertama mengenakan kaos berwarna kombinasi putih-biru, celana gelap diduga jeans, dan helm berwarna hitam.

Sementara, pelaku kedua yakni penumpang menggunakan penutup wajah atau masker menyerupai 'buf' berwarna hitam yang menutupi setengah wajah, kaos berwarna biru tua, dan celana panjang berwarna biru yang dilipat menjadi pendek dan diduga berbahan jeans.

(fra/dis/fra)

Add as a preferred
source on Google

[Gambas:Video CNN]

Read Entire Article
Asia Sport| Info Olahraga | Daily News | |