Politikus PDIP: RI Sudah Dianggap Pendukung Kepentingan AS dan Israel

2 hours ago 2

Jakarta, CNN Indonesia --

Anggota Komisi I DPR dari Fraksi PDI Perjuangan TB Hasanuddin mendesak pemerintah segera memutuskan keluar dari keanggotaan Board of Peace (BoP) atau Dewan Perdamaian bentukan Presiden AS, Donald Trump.

Hasanuddin menilai posisi RI dalam BoP membahayakan integritas politik bebas aktif di mata internasional. Hasanuddin terutama menyoroti risiko RI bakal terjebak dalam pusaran geopolitik negara-negara Arab yang sedang memanas.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Kita sudah dianggap sebagai pendukung kepentingan AS dan Israel yang menggunakan cara-cara kekerasan dalam menyelesaikan masalah," kata dia dalam keterangannya, Selasa (3/3).

Menurut Hasanuddin, partisipasi Indonesia dalam BoP sejak awal telah mencederai prinsip bebas aktif amanat konstitusi.

Selain itu, amanat untuk menjaga perdamaian dunia tidak tercermin jika RI menjadi bagian organisasi yang membiarkan agresi militer terhadap bangsa lain, dalam hal ini invasi AS-Israel ke Iran.

Terlebih, pemerintah hingga saat ini belum menunjukkan sikap tegas mengutuk invasi AS-Israel ke Iran. Menurut Hasanuddin, sikap diam tersebut memperkuat persepsi keberpihakan Indonesia terhadap agresi tersebut.

Hasanuddin mengaku khawatir posisi RI yang tidak netral tersebut justru dapat memperburuk persepsi rakyat Palestina terhadap Indonesia.Dia mengingatkan, mobilisasi TNI sebagai bagian ISF BoP juga berpotensi mendapat penolakan.

"Bahkan, penolakan disebut telah muncul sejak dua pekan lalu ketika perwakilan Hamas secara terbuka menyatakan penolakan terhadap keberadaan pasukan asing di Gaza dan mengklaim telah berkomunikasi dengan pemerintah Indonesia," ucapnya.

Terakhir, ujar Hasan, alokasi anggaran untuk partisipasi TNI dalam pasukan ISF akan turut menekan kapasitas fiskal negara untuk tujuan yang masih bersifat spekulatif. Padahal, pemerintah saat ini diminta lebih selektif dalam penggunaan anggaran.

"Dalam kondisi fiskal yang tengah tertekan, pemerintah diminta lebih selektif dalam penggunaan anggaran. Terlebih, dampak invasi AS-Israel ke Iran telah menimbulkan ketidakpastian ekonomi global yang berpotensi memengaruhi stabilitas fiskal Indonesia," katanya.

(thr/wis)

[Gambas:Video CNN]

Read Entire Article
Asia Sport| Info Olahraga | Daily News | |