Jakarta, CNN Indonesia --
Wakil Menteri Dalam Negeri (Wamendagri) Ribka Haluk menyatakan bahwa pemerintah pusat akan terus memastikan memberi perhatian dan pelayanan yang layak kepada para lanjut usia (lansia), antara lain melalui koordinasi dengan pemerintah daerah (pemda) untuk penyediaan berbagai fasilitas dan layanan di panti-panti sosial.
Hal itu disampaikan Ribka dalam kunjungan kerja ke UPTD Panti Sosial Lanjut Usia Jayapura atau Rumah Panti Jompo Tresna Werdha di Pos 7 Sentani, Kabupaten Jayapura, Papua, Jumat (13/3). Saat itu, ia berdialog dengan para penghuni dan melihat kondisi di panti.
"Saya bersyukur dapat bertemu langsung dengan para lansia yang tinggal di tempat ini dan mendengar berbagai harapan yang disampaikan. Pemerintah tentu memiliki tanggung jawab untuk memastikan para lansia mendapatkan perhatian dan fasilitas yang layak," ujar Ribka.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Pada kesempatan yang sama, Ribka juga mengapresiasi pengelola UPTD Panti Sosial Lanjut Usia Jayapura yang dinilai telah berkontribusi dalam mendukung program prioritas pemerintah.
"Kami memberikan apresiasi kepada para pengurus dan pengelola karena beberapa program yang dijalankan di sini telah turut mendukung program Asta Cita Presiden Republik Indonesia, khususnya dalam bidang pelayanan kesehatan gratis dan ketahanan pangan," katanya.
Salah satu program tersebut adalah budidaya ternak ikan lele yang dikembangkan di lingkungan panti. Menurut Ribka, program yang mendukung ketahanan pangan itu juga menjadi kegiatan produktif bagi para lansia.
"Program budidaya ikan lele ini sangat baik karena selain mendukung ketahanan pangan, juga memberikan aktivitas positif bagi para lansia yang tinggal di panti," ujarnya.
Sebagai bentuk dukungan terhadap program tersebut, Ribka menyerahkan bantuan secara simbolis berupa pakan ternak ikan lele. Ia juga turut melepas bibit ikan lele di beberapa kolam budidaya yang dikelola oleh pihak UPTD.
Salah satu penghuni panti, Dolfi Sembel, mengungkapkan rasa syukur atas berbagai perubahan yang diwujudkan oleh pengelola panti yang baru.
"Sekarang sudah banyak perubahan di rumah jompo ini sejak dikelola oleh pengelola yang baru. Sedikit demi sedikit perubahan terjadi dan kami para lansia sangat bersyukur," ujar Dolfi.
Sementara itu, perwakilan lansia perempuan, Asnat Ohee, berharap agar rumah wisma di lingkungan panti dapat segera direnovasi sehingga para penghuni dapat tinggal dengan lebih nyaman.
Menanggapi aspirasi tersebut, Ribka Haluk menyatakan bahwa seluruh masukan yang disampaikan akan menjadi perhatian pemerintah. Ia menegaskan, pemerintah akan terus berkoordinasi dengan Pemerintah Provinsi (Pemprov) Papua guna mencari solusi terbaik bagi peningkatan fasilitas di panti tersebut.
"Kami tentu akan berkoordinasi dengan Pemerintah Provinsi Papua agar berbagai kebutuhan yang disampaikan dapat menjadi perhatian bersama sehingga para lansia dapat tinggal dengan lebih nyaman dan sejahtera," pungkas Ribka.
Selain sebagai wujud perhatian pemerintah terhadap kesejahteraan para lansia, kunjungan kerja ini juga mendorong agar panti sosial dapat terus berkembang menjadi tempat tinggal yang aman, nyaman, dan memberikan aktivitas positif bagi para penghuninya.
(rea/rir)
Add
as a preferred source on Google

5 hours ago
6

















































