10 Pendulang Emas Tewas Dibunuh di Papua Pegunungan, Pelaku Diduga KKB

7 hours ago 10

Jakarta, CNN Indonesia --

Satgas Operasi Damai Cartenz masih menyelidiki kasus pembunuhan terhadap para pendulang emas di Distrik Awimbon, Kabupaten Pegunungan Bintang, Papua Pegunungan yang terjadi pada Senin (18/5).

Berdasarkan data sementara, korban meninggal dunia tercatat sebanyak 10 orang. Namun jumlah tersebut masih dimungkinkan bertambah karena sejumlah pendulang emas dilaporkan masih bersembunyi di kawasan hutan sekitar lokasi kejadian.

Dari hasil investigasi awal dan analisis terhadap video yang beredar, pelaku diduga merupakan Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) Batalyon Yamue pimpinan Ronald Hiluka alias Dejang Hiluka.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Kelompok tersebut diperkirakan berjumlah 15 orang dengan persenjataan berupa satu pucuk senjata jenis AR-15 dan beberapa senjata api rakitan.

Kepala Operasi Damai Cartenz 2026, Irjen Faizal Ramadhani mengatakan seluruh personel akan memaksimalkan proses evakuasi serta penyelidikan guna memastikan situasi tetap terkendali dan korban dapat segera ditemukan.

"Fokus utama kami saat ini adalah menyelamatkan korban selamat, mengevakuasi para korban meninggal dunia, serta melakukan pengejaran terhadap kelompok pelaku secara profesional dan terukur," kata dia dalam keterangan tertulis, Jumat (22/5).

Meski lokasi kejadian berada di wilayah Kabupaten Pegunungan Bintang, akses menuju lokasi diketahui lebih dekat melalui Tanah Merah, Kabupaten Boven Digoel. Dikarenakan kondisi geografis yang berat dan berada di kawasan hutan lebat, proses evakuasi menggunakan metode pembukaan jalur atau babat hutan menuju titik lokasi.

Pos aju dan titik evakuasi sementara dipusatkan di Tanah Merah dengan dukungan personel gabungan guna mempercepat proses pencarian dan evakuasi korban.

Selain mengevakuasi korban meninggal dunia, petugas juga melakukan pencarian dan penyelamatan terhadap korban selamat yang hingga kini masih dilaporkan bersembunyi di kawasan hutan.

Faizal menyebut kondisi medan yang berat menjadi tantangan tersendiri dalam proses penanganan di lapangan, sehingga seluruh personel diminta tetap mengedepankan aspek keselamatan dalam pelaksanaan tugas.

Sementara itu, Wakil Kepala Operasi Damai Cartenz 2026, Kombes Adarma Sinaga mengimbau masyarakat agar tidak melakukan aktivitas pendulangan maupun penambangan ilegal di wilayah rawan konflik tersebut.

Menurut Adarma, kawasan tersebut merupakan wilayah hutan lindung yang tidak memiliki aktivitas resmi dan selama ini kerap menjadi lokasi aksi gangguan keamanan oleh kelompok kriminal bersenjata.

"Kami mengimbau masyarakat untuk tidak melakukan aktivitas pendulangan atau penambangan ilegal di wilayah yang memiliki tingkat kerawanan tinggi karena sangat berisiko terhadap keselamatan," ucap dia.

Lebih lanjut, Kepala Satuan Tugas Humas Operasi Damai Cartenz 2026, Kombes Yusuf Sutejo mengimbau masyarakat agar tidak mudah terpengaruh informasi yang belum dapat dipastikan kebenarannya dan tetap mengikuti perkembangan informasi resmi dari aparat.

"Kami meminta masyarakat tetap tenang, tidak mudah terprovokasi informasi yang belum terverifikasi, serta mendukung proses penanganan yang sedang dilakukan petugas di lapangan," katanya.

(dis/isn)

Add as a preferred
source on Google

[Gambas:Video CNN]

Read Entire Article
Asia Sport| Info Olahraga | Daily News | |