Jakarta, CNN Indonesia --
Ketua Dharma Wanita Persatuan (DWP) Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri), Niken Tomsi Tohir, mengajak para anggotanya mengembangkan kreativitas untuk memperkuat kemandirian ekonomi keluarga. Berbagai karya seni yang berawal dari hobi dinilai berpotensi diolah menjadi produk bernilai jual dan menambah penghasilan keluarga.
Ajakan itu ia sampaikan saat membuka pelatihan teknik decoupage pada media sepatu bertajuk 'Melalui Pelatihan Karya Seni, Kita Tingkatkan Kreativitas dan Kemandirian Ekonomi DWP Kemendagri'. Kegiatan tersebut digelar di Kampus Institut Pemerintahan Dalam Negeri (IPDN) Cilandak, Jakarta, Kamis (23/7).
"Semoga apa yang kita laksanakan pada pagi hari ini dapat menambah pengetahuan ibu-ibu semua dan bisa menambah income bila nanti kita akan membuat sendiri di rumah," ujarnya dalam keterangan tertulis, Kamis (23/7).
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Niken menjelaskan, teknik decoupage tergolong kerajinan yang mudah dipelajari dan tidak memerlukan biaya produksi besar. Bahan-bahan yang dibutuhkan pun relatif terjangkau dan mudah diperoleh.
Sepatu yang digunakan dalam pelatihan berasal dari produksi perajin lokal. Sementara perlengkapan seperti tisu motif dan lem bisa didapat di berbagai toko maupun platform marketplace.
Menurut Niken, karya yang dihasilkan dari pelatihan ini tak hanya memiliki nilai estetika, tapi juga potensi ekonomi bagi anggota DWP. Sepatu hasil decoupage itu rencananya akan dipakai dalam rangkaian kegiatan menyambut Hari Ulang Tahun ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia.
"Harapannya nanti sepatunya bisa kita pakai pada saat kita kegiatan 17 Agustus," ucap dia.
Dirinya juga berharap semangat berkarya di lingkungan DWP Kemendagri terus tumbuh secara berkelanjutan. Langkah ini diharapkan mampu melahirkan berbagai produk kreatif yang berdampak positif bagi keluarga maupun masyarakat luas.
"Semoga pelatihan karya seni (ini) memberi manfaat, melahirkan karya yang membanggakan bangsa," pungkas Niken.
(rir)
Add
as a preferred source on Google

11 hours ago
8














































