Konektivitas Memadai, Balikpapan Jadi Tuan Rumah Apresiasi Pemda 2026

4 hours ago 9

Jakarta, CNN Indonesia --

Kota Balikpapan resmi terpilih sebagai lokasi penyelenggaraan Apresiasi Pemerintah Daerah (Pemda) Berprestasi Tahun 2026 Batch II Regional Kalimantan, ajang penghargaan bagi daerah berprestasi, serta penguatan sinergi antarkepala daerah se-Kalimantan yang akan berlangsung pada 3 September mendatang.

Sekretaris Daerah Provinsi Kalimantan Timur (Sekda Kaltim), Sri Wahyuni, menyebut bahwa Balikpapan dipilih menjadi tuan rumah antara lain karena akses transportasinya yang sangat mendukung pelaksanaan kegiatan berskala regional.

Ketersediaan penerbangan yang terhubung dengan berbagai daerah di Kalimantan dinilai akan memudahkan mobilitas peserta maupun pejabat pemerintah pusat yang hadir dalam acara ini.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Balikpapan jadi pilihan tempat acara karena memudahkan penerbangan semua daerah. Memudahkan juga mobilitas pejabat yang akan datang," ujar Sri Wahyuni.

Kemudahan akses ini menjadi pertimbangan penting mengingat skala kegiatan yang cukup besar. Apresiasi Pemerintah Daerah Berprestasi Tahun 2026 Batch II direncanakan dihadiri para kepala daerah dari seluruh wilayah Kalimantan, termasuk lima gubernur beserta Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) tingkat provinsi se-Kalimantan, para bupati dan wali kota, serta sejumlah menteri dan pejabat kementerian/lembaga dari pemerintah pusat.

Untuk mematangkan persiapan pelaksanaan acara, Pemerintah Provinsi (Pemprov) Kaltim bersama Institut Pemerintahan Dalam Negeri (IPDN) telah menggelar rapat koordinasi di Ruang Rapat Sekretaris Daerah Provinsi Kaltim pada Senin (31/8).

Sementara, Pemerintah Kota (Pemkot) Balikpapan turut menegaskan kesiapan penuh mendukung kelancaran kegiatan. Salah satu lokasi yang telah disiapkan adalah Aula Balai Kota Balikpapan, dengan kapasitas sekitar 109 peserta dan tamu undangan.

Apresiasi Pemerintah Daerah Berprestasi Tahun 2026 Batch II Regional Kalimantan memiliki empat kategori yang jadi penilaian, yakni implementasi Program 3 Juta Rumah, akses dan kualitas layanan kesehatan, akses ke layanan pendidikan, serta pengelolaan sampah dan lingkungan asri.

Rektor IPDN, Halilul Khairi mengatakan, empat kategori penilaian ini sangat penting karena menyangkut kebutuhan dasar masyarakat.

"Pendidikan sangat penting, kesehatan sangat penting, keduanya merupakan layanan dasar. Kemudian pengelolaan sampah juga sangat penting untuk membangun peradaban yang baik. Sementara perumahan adalah salah satu kebutuhan dasar sandang, pangan, dan papan," kata Halilul beberapa waktu lalu di CNN Indonesia TV.

Halilul mengatakan selain kebutuhan pokok masyarakat, empat hal tersebut juga merupakan prioritas presiden. Sehingga, perlu didorong pencapaiannya oleh semua pemerintah daerah sesuai dengan kewenangan masing-masing.

Pemilihan Balikpapan sebagai lokasi penyelenggaraan diharapkan dapat memperkuat peran strategis Kalimantan Timur sebagai pusat koordinasi regional, yang mendukung percepatan pembangunan nasional yang lebih terintegrasi.

(rea/rir)

placeholder

Read Entire Article
Asia Sport| Info Olahraga | Daily News | |