Macan Tutul Terjerat di Permukiman Warga Gunung Mas Bogor

4 hours ago 9

Jakarta, CNN Indonesia --

Seekor macan tutul dilaporkan terjerat di kawasan permukiman warga Kampung Gunung Mas RT 02/02, Desa Tugu Selatan, Kabupaten Bogor, Jumat (3/4). Kejadian ini sontak menggegerkan warga lantaran lokasi temuan berada dekat fasilitas umum, tepatnya di sekitar GOR bulutangkis setempat.

Petugas Polisi Kehutanan (Polhut) Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) wilayah Bogor, Dani Hamdani, membenarkan adanya laporan tersebut. Ia mengatakan informasi diterima dari warga dan tim langsung bergerak menuju lokasi.

"Sudah meluncur sama Taman Safari, ada laporan dari warga. Belum lama, laporan sekitar satu jam lalu," kata Dani saat dikonfirmasi, mengutip DetikJabar.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Menurutnya, proses penanganan melibatkan tim gabungan untuk memastikan keselamatan semua pihak, baik warga maupun satwa yang terjerat. Hingga saat ini, petugas masih melakukan penelusuran untuk memastikan titik lokasi pasti.

Dani menduga macan tutul tersebut merupakan satwa liar yang berasal dari kawasan hutan sekitar Gunung Mas. Ia menegaskan, hewan itu bukan milik warga.

"Diduga liar, tidak ada yang punya. Memang masih banyak di daerah sekitar Gunung Mas," ujarnya.

Kemunculan satwa liar di area permukiman ini mengindikasikan bahwa populasi macan tutul masih bertahan di kawasan hutan Puncak, meski ruang jelajahnya kian bersinggungan dengan aktivitas manusia.

BKSDA bekerja sama dengan Taman Safari Indonesia dalam upaya evakuasi. Dani menjelaskan, proses penyelamatan tidak bisa dilakukan sembarangan karena harus memperhatikan kondisi satwa, termasuk perkiraan bobot tubuh sebelum dilakukan pembiusan.

"Kalau salah dosis bisa-bisa overdosis," ucapnya.

Sementara itu, Manager Marcom Taman Safari Indonesia Bogor, Danang Wibowo, menyatakan pihaknya telah menerima permintaan bantuan dan segera mengerahkan tim ke lokasi.

"Terjeratnya belum tahu seperti apa. Ada permintaan ke Taman Safari ke Gunung Mas, tapi masih dicek di sebelah mana titiknya," kata Danang.

Ia menambahkan, berdasarkan informasi awal, macan tutul tersebut diduga kuat merupakan satwa liar asli kawasan tersebut, bukan hewan peliharaan maupun koleksi.

"Bisa dikonfirmasi, macan tutul asli daerah situ, kemungkinan liar," ujarnya.

Hingga kini, tim gabungan masih melakukan penelusuran sekaligus menyiapkan langkah evakuasi. Kondisi satwa serta jenis jeratan yang menjeratnya pun belum dapat dipastikan.

Warga di sekitar lokasi diimbau untuk tidak mendekati area temuan. Selain membahayakan keselamatan, interaksi dengan satwa liar dalam kondisi tertekan berpotensi memicu respons agresif serta memperburuk kondisi hewan tersebut.

(tis/tis)

Add as a preferred
source on Google

[Gambas:Video CNN]

Read Entire Article
Asia Sport| Info Olahraga | Daily News | |