Medan, CNN Indonesia --
Seorang pegawai Badan Pertanahan Nasional (BPN) Kabupaten Nias, Sumatera Utara (Sumut), bermarga Lase (27) ditemukan tewas setelah diduga terjatuh dari lantai 12 sebuah apartemen di area Jalan Setiabudi, Kota Medan.
Kanit Reskrim Polsek Medan Sunggal, Iptu Herman Sentosa, mengatakan pihaknya menerima informasi korban terjatuh pada Jumat (10/7) dini hari kemarin.
"Korban merupakan pegawai BPN Kabupaten Nias. Dia ditemukan terjatuh dari lantai 12 Apartemen Sky View. Kejadiannya diperkirakan antara pukul 04.00 sampai 05.00 pagi," kata Iptu Herman saat dihubungi CNNIndonesia.com, Sabtu (11/7).
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Menurut Iptu Herman, polisi belum dapat menyimpulkan dugaan penyebab kematian korban. Dia bilang, polisi masih menyelidiki penyebab pasti kematian korban.
"Apakah dia bunuh diri atau dibunuh, itu masih dalam penyelidikan kami. Kami belum bisa memastikan penyebabnya," ujarnya.
Menurutnya korban diketahui baru beberapa hari berada di Medan dalam rangka perjalanan dinas. Selama berada di apartemen tersebut, korban diduga tinggal seorang diri.
"Dia tidak lama menginap di sana. Karena ada perjalanan dinas ke Medan. Baru satu atau dua hari datang dan tinggal sendiri di apartemen itu," jelas Iptu Herman.
Terkait adanya dugaan korban mengalami penganiayaan sebelum ditemukan meninggal dunia, polisi juga belum dapat memberikan kepastian.
"Soal dugaan penganiayaan, kami belum bisa memastikan ada atau tidak. Semua masih dalam proses penyelidikan," katanya.
Evakuasi jenazah
Jenazah korban dievakuasi ke Rumah Sakit Bhayangkara Medan untuk menjalani autopsi. Hasil pemeriksaan forensik nantinya akan menjadi salah satu dasar bagi penyidik untuk mengungkap penyebab kematian korban.
"Nanti setelah nanti terungkap ini, mungkin nanti kami update lagi. Jenazah dibawa ke RS Bhayangkara untuk autopsi," paparnya.
Iptu Herman menambahkan saat ini penanganan kasus telah dilimpahkan ke Polrestabes Medan. Sejumlah saksi telah dimintai keterangan untuk membantu proses penyelidikan.
"Kasusnya ditangani Polrestabes Medan. Saksi yang diperiksa diserahkan ke Polrestabes untuk tindak lanjutnya," kata Herman.

(fnr/kid)
Add
as a preferred source on Google

10 hours ago
9
















































