Prabowo: PDIP Juga Ujungnya Akan Bersama Kita Membela Bangsa

2 hours ago 4

Jakarta, CNN Indonesia --

Presiden RI Prabowo Subianto mengutarakan keyakinannya bahwa PDI Perjuangan atau PDIP bersikap patriotik serta konsisten menjunjung kepentingan dalam membela bangsa dan negara.

Ia menyampaikan itu di hadapan elite partai politik di Indonesia, salah satunya elite PDIP Djarot Syaiful Hidayat di acara Harlah ke-28 PKB, Jakarta, Kamis (23/7).

"Dan di ujungnya saya juga percaya PDIP pun akan bersama kita membela negara dan bangsa. Itu insting saya, itu kata hati saya," kata Prabowo.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Prabowo berkeyakinan PDIP bersikap patriotik. Ia mengatakan seluruhnya anak bangsa Indonesia.

Ia mengatakan bersaing baik. Prabowo menyebut perbedaan sikap politik merupakan hal yang lumrah.

"Kadang-kadang kita berpisah enggak ada masalah, nanti juga gabung lagi. PDIP juga hatinya juga sebetulnya sama dengan kita," ujarnya.

Prabowo berkeyakinan bahwa PDIP juga berniat baik sama-sama hendak membangun bangsa Indonesia.

"Kita enggak ada masalah. Dikritik itu baik ya, kritik itu menyelamatkan, kritik itu mengingatkan sebetulnya," ucap dia.

Ketua Umum PDIP Megawati Soekarnoputri sebelumnya menerbitkan surat internal untuk menjelaskan posisi PDIP sebagai partai penyeimbang terhadap koalisi kabinet Merah Putih Presiden Prabowo Subianto.

Megawati dalam surat itu menulis bahwa posisi PDIP sebagai partai penyeimbang telah ia sampaikan dalam Kongres VI PDIP di Kabupaten Badung, Provinsi Bali, 1 Agustus 2025. Kala itu, kata Megawati, Indonesia yang menganut sistem presidensial, tak mengenal istilah oposisi dan koalisi.

"Demokrasi Indonesia bukanlah demokrasi blok-blokan kekuasaan, melainkan demokrasi yang bertumpu pada kedaulatan rakyat dan supremasi konstitusi," tulis Megawati.

Dalam posisi, menurut Megawati, keberlangsungan pemerintahan tak ditentukan oleh dukungan mayoritas di DPR. Presiden, lanjutnya, juga tidak bisa dijatuhkan hanya karena kehilangan dukungan politik di parlemen, kecuali melalui mekanisme pemakzulan (impeachment).

"Hal ini berbeda dengan sistem parlementer, di mana pemerintah dibentuk oleh partai atau koalisi mayoritas di parlemen dan harus terus mempertahankan kepercayaan parlemen," katanya.

Megawati menambahkan, politik tak boleh semata menjadi alat mencari kekuasaan dan jabatan. Politik, katanya, harus menjadi instrumen untuk menjaga demokrasi yang sehat, berkeadaban, dan berkeadilan sosial.

Menurut dia, PDIP akan tetap mendukung kebijakan pemerintah yang berpihak kepada rakyat. Begitu pula sebaliknya.

"PDI Perjuangan sebagai partai penyeimbang tidak menempatkan diri sebagai kekuatan yang menolak pemerintah secara apriori," katanya.

(mnf/gil)

Add as a preferred
source on Google

[Gambas:Video CNN]

Read Entire Article
Asia Sport| Info Olahraga | Daily News | |