Jakarta, CNN Indonesia --
Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi menggelar sayembara senilai Rp750 juta bagi siapapun yang bisa menemukan warganya di Kabupaten Indramayu bernama Aman Yani.
Sayembara itu diumumkan Dedi melalui akun Instagram pribadinya, saat ia bertemu adik Aman Yani.
"Saya bertemu adiknya Pak Aman Yani yang hari ini tidak ada. Tidak adanya apakah tidak ada itu ada tapi tidak bisa dilihat atau memang sudah tidak bisa dilihat atau sudah meninggal dunia," kata Dedi dikutip Jumat (22/5).
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Siapa Aman Yani?
Nama Aman Yani mencuat usai dituding oleh salah satu terdakwa sebagai otak di balik pembunuhan satu keluarga di Paoman, Indramayu pada Agustus 2025.
Pembunuhan itu menewaskan lima orang yang merupakan satu keluarga. Mereka yakni Haji Sahroni (75), Budi (45) yang merupakan anak Sahroni, Euis (40) yang merupakan istri Budi, RK (7) dan B (8 bulan)
Jasad kelimanya ditemukan pada 1 September 2025. Polisi kemudian menangkap dua orang, yakni Ririn Rifanto (36) dan Priyo Bagus Setiawan (30). Belakangan, dalam sidang, Priyo menyebut tiga pelaku lain. Mereka yakni Aman Yani, Joko, Yoga, dan Hadi.
Namun, keterkaitan Aman Yani dalam kasus tersebut dipertanyakan karena sosoknya selama bertahun-tahun tidak diketahui dan telah dilaporkan hilang oleh keluarga sejak 2016.
Kronologi dilaporkan hilang
Melansir Detikjabar, awal Mei 2026, keluarga tak tinggal diam setelah Aman Yani disebut terlibat dalam kasus pembunuhan satu keluarga di Kelurahan Paoman, Indramayu.
Mereka melaporkan terdakwa Priyo Bagus Setiawan ke Polres Indramayu pada Minggu (3/5) atas dugaan merintangi proses peradilan (obstruction of justice) serta menyebarkan tuduhan tanpa dasar.
Kuasa hukum keluarga Aman Yani, Ruslandi, dalam sidang mengatakan bahwa salah satu terdakwa atas nama Priyo mengklaim ada empat pelaku utama. Salah satu yang ditunjuk adalah Aman Yani, pria yang menurut keluarga justru sudah raib tanpa kabar selama bertahun-tahun.
Keluarga menegaskan tudingan itu sangat tidak berdasar. Berdasarkan catatan keluarga, Aman Yani terakhir kali berpamitan kepada ibunya pada Maret 2016 untuk merantau ke Bandung setelah resign dari sebuah bank pelat merah.
Ruslandi meragukan pengakuan para terdakwa yang menyebut sempat bertemu Aman Yani di kawasan Kuliner Cimanuk, Indramayu, sekitar Agustus hingga September 2025 untuk merancang aksi keji tersebut.
"Fakta itu bertentangan dengan kondisi sebenarnya, karena keluarga sudah lama mencari yang bersangkutan, bahkan sempat menyebarkan informasi orang hilang di media sosial sejak 2020," kata Ruslandi.
Adik Aman Yani, Uyat Suratman, mengungkap sederet kejanggalan sejak kakaknya hilang. Ia mengaku pernah diminta seseorang untuk berpura-pura menjadi Aman Yani demi mencairkan dana pensiun, termasuk diminta memalsukan surat kuasa.
Lalu, pada 2018, keluarga sempat menerima pesan dari orang yang mengaku sebagai pengacara perwakilan Aman Yani. Namun, sosok misterius itu tidak pernah menampakkan diri atau berkomunikasi secara langsung.
Lewat unggahannya, Dedi yang menunjukkan foto Aman Yani, menyebut sosok tersebut misterius. Dia pun meminta Aman Yani untuk pulang, sebab dana pensiunnya saat bekerja telah dicairkan oleh seorang pengacara bernama Khotibul atas arahan Ririn.
Menurut Dedi, ada tanda tangan Aman Yani yang digunakan untuk mencairkan dana pensiun meski pihak yang mencairkan tidak pernah bertemu Aman Yani.
"Yang pertama apabila Pak Aman Yani masih ada di Indonesia atau di luar negeri, bapak tahu sudah ada pengakuan dari pengacara Khotibul bahwa dana pensiun bapak diambil oleh Ririn dan pengakuannya ada tanda tangan kuasa dari bapak. Walaupun si pemberi kuasa dengan yang berkuasa tidak pernah bertemu ini peristiwa paling aneh," kata Dedi.
Dedi berjanji akan mengganti uang pensiun tersebut senilai Rp750, jika Aman Yani masih hidup dan pulang ke Indramayu bertemu keluarga. Uang tersebut juga akan diberikan kepada siapapun yang bisa membawa pulang Aman Yani.
"Bapak balik deh kalau masih ada. Itu dana pensiun yang kemarin Rp400 juta saya tambahin jadi Rp750 juta deh saya kasih buat bapak tapi bapak balik. Balik ke Indramayu temui istri, temui anak-anak dan keluarga walaupun istrinya sudah jadi mantan," ujarnya.
(thr/isn)
Add
as a preferred source on Google

18 hours ago
12

















































