Wakil Ketua MPR Minta WNI Pertimbangkan Risiko Sebelum ke Gaza

2 hours ago 3

Jakarta, CNN Indonesia --

Wakil Ketua MPR RI Eddy Soeparno mengingatkan warga negara Indonesia (WNI) untuk mempertimbangkan risiko secara matang sebelum mengikuti misi kemanusiaan ke Gaza, Palestina.

Hal itu disampaikan Eddy berkaca dari peristiwa 9 WNI yang ditangkap tentara Israel di perairan internasional saat ikut berlayar dalam misi pelayaran kemanusiaan Global Sumud Flotilla (GSF) menuju Jalur Gaza, Palestina.

Ia mewanti-wanti risiko yang mungkin bisa lebih besar dan berakibat fatal.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Saya perlu sampaikan kepada saudara-saudara kita yang lain yang ingin melaksanakan aksi kemanusiaan serupa, perlu dipertimbangkan matang-matang risiko yang akan dihadapi, karena kita sudah melihat ada pengalaman demikian, jangan sampai nanti menghadapi risiko yang justru lebih besar dan bisa mungkin berakibat fatal ya," kata Eddy di kompleks parlemen, Jakarta, Jumat (22/5).

Eddy bersyukur 9 WNI yang sempat ditahan Israel telah dibebaskan. Ia pun mengapresiasi langkah yang diambil pemerintah RI dalam upaya membebaskan para WNI.

"Kami mengecam aksi yang dilakukan oleh pemerintah Israel dalam menahan mereka-mereka yang bergerak untuk misi kemanusiaan di Gaza," katanya.

"Jadi menurut saya, itu melanggar hukum internasional dan tentu itu melanggar hak asasi, sehingga memang itu perlu dikecam tindakannya," sambung politikus PAN tersebut.

Sebelumnya, setelah menangkap 9 WNI itu, Israel kemudian membawa mereka ke Pelabuhan Ashdod kemudian diproses di detensi imigrasi Israel.

Para WNI itu yakni jurnalis Republika Bambang Noroyono dan Thoudy Badai, Andre Prasetyo Nugroho jurnalis Tempo TV, Rahendro Herubowo tim media dari GPCI, Andi Angga Prasadewa dari Rumah Zakat, Herman Budianto Sudarno dan Ronggo Wirosanu dari Dompet Dhuafa, serta Hendro Prasetyo dan Asad Aras Muhammad dari Global Peace Convoy Indonesia (GPCI).

Selama di tahanan, sejumlah WNI mengalami penyiksaan mulai dari dipukul hingga disetrum pasukan Israel.

Sembilan WNI itu kini telah bebas. Kemlu menyatakan mereka akan tiba di Indonesia pada Minggu (24/5) sore.

(thr/kid)

Add as a preferred
source on Google

[Gambas:Video CNN]

Read Entire Article
Asia Sport| Info Olahraga | Daily News | |