Ade Ungkap Ada Internal PSI Tuding Dirinya Ganggu Rebranding Partai

3 hours ago 8

Jakarta, CNN Indonesia --

Pegiat media sosial Ade Armando mengungkap bahwa ada pihak di internal PSI yang menyebut dirinya selama ini telah mengganggu rebranding atau pembentukan citra baru partai pasca kongres Solo beberapa waktu lalu.

Ade telah resmi mundur sebagai kader PSI pada 5 Mei lalu dalam jumpa pers di kantor DPP PSI, Jakarta. Pengunduran diri itu ia sampaikan usai dirinya dilaporkan oleh sejumlah ormas atas dugaan penghapusan usai mengkritik pidato Jusuf Kalla di UGM.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Saya sudah dengar ya suara-suara di PSI yang mengatakan bahwa saya harus diberhentikan. Saya itu sosok yang jadinya mengganggu rebranding-nya PSI," kata Ade.

Dia misalnya mencontohkan, keberadaanya di PSI kini membuat partai dengan logo baru Gajah itu sulit diterima pemilih muslim. Dia mengaku telah mendengar bisikan dirinya tak lagi diterima.

Meski hingga kini, kata Ade, belum ada pihak yang berbicara langsung dan meminta agar dirinya keluar dari partai.

"Nah itu dikatakan bahwa saya sebaiknya tidak lagi berada di PSI. Itu saya sudah dengar walaupun belum ada orang yang ngomong langsung ke saya," kata Ade.

Ade menambahkan kasus hukumnya saat ini menjadi puncak gunung es agar dirinya mundur dari partai, karena dinilai akan menghambat partai meraih suara pemilih Islam.

"Saya tidak ingin menyalahkan. Tapi ketika itu, PSI sendiri tidak mendukung saya jadinya. Karena tadi saya katakan, saya sudah dengar ada kalimat-kalimat Ade Armando mengganggu sekali, udah dilepasin aja," kata Ade.

Ketua DPP PSI Bidang Politik, Bestari Barus tak membantah pernyataan Ade soal desakan agar dia keluar dari partai. Namun, sebagai bekas kader, kata Bestari, pernyataan Ade telah terlalu jauh ikut campur urusan internal.

Apalagi, sejak Kongres Solo, lanjutnya, Ade tak pernah terlibat atau masuk struktur kepengurusan internal.

"Kami menilai ade armando sudah terlalu jauh masuk ke ruang yang dia tidak berkewenangan dan dia tidak kompeten," ujar Bestari saat dihubungi, Rabu (13/5).

(thr/fra)

Add as a preferred
source on Google

[Gambas:Video CNN]

Read Entire Article
Asia Sport| Info Olahraga | Daily News | |